Insight

News

#Gold#Treding - PT. Midtou Aryacom Futures
Harga emas turun dari level tertinggi tujuh minggu akibat aksi ambil untung, semua mata tertuju pada rilis data NFP AS.
  • Harga emas mengalami penurunan pada sesi awal Eropa hari Selasa.
  • Kemajuan dalam perundingan perdamaian Ukraina dan aksi ambil untung menekan harga emas, yang merupakan aset safe-haven.
  • Proyeksi resmi The Fed hanya mengindikasikan satu kali penurunan suku bunga tahun depan, tetapi prospeknya sangat tidak pasti.


Harga emas (XAU/USD) kehilangan momentum di bawah $4.300 selama jam perdagangan awal Eropa pada hari Selasa, tertekan oleh aksi ambil untung dan likuidasi posisi beli yang lemah dari para pedagang berjangka jangka pendek. Selain itu, optimisme seputar perundingan perdamaian Ukraina dapat membebani aset safe-haven seperti emas.

Meskipun demikian, potensi penurunan harga emas mungkin terbatas karena Federal Reserve AS (Fed) menerapkan pemotongan suku bunga ketiga tahun ini pekan lalu dan mengisyaratkan penurunan suku bunga tambahan pada tahun 2026. Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang untuk memegang emas, sehingga mendukung logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil ini. Namun, optimisme seputar perundingan perdamaian Ukraina mungkin membatasi kenaikan harga emas dengan mengurangi permintaan aset aman. 

Penutupan pemerintahan AS telah menunda publikasi sejumlah data ekonomi AS, yang akan dirilis pada hari Selasa. Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS akan menjadi sorotan utama. Laporan ini dapat memberikan lebih banyak petunjuk tentang arah suku bunga AS. Jika data menunjukkan perlambatan di pasar tenaga kerja AS, ini akan memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga Fed dan mendorong kenaikan harga emas. Selain itu, data Penjualan Ritel dan Indeks Manajer Pembelian (PMI) AS juga akan dipublikasikan. 

By Admin Midtou
on 2025-12-16